Rintik
air mata langit jatuh dengan malasnya
Ocehan
sekawanan derkuku terdengar sumbang
Semesta
menggeliat penat, tak tahu harus kemana mengeluh
Egoku
memberontak, karena realita tak seperti ekspektasi
Titik
nadhirku terjatuh di palung terdalam, tapi….
Intuisiku
menuntun kembali padaMu ya Sang Khalik
Nanarku
meredup, cemburuku luruh oleh syair-syair cintaMu
Inikah
jalanku pulang? Pulang ke rumah yang menentramkan
Nyanyian
alam yang sepoi-sepoi melenakanku
Giringan
lara nestapa yang mendekatkanku padaMu
Rayuan
ikhlas, dendang ridha mengalun dalam jiwa
Untaian
pasrahku lupersembahkan utuh padaMu
Memastikan
bahwa tak ada daun yang jatuh tanpa kehendakMu


0 comments:
Posting Komentar