Usai sesi pembukaan, Kepala UPT SMP Negeri 1 Widang,
Bapak Nanang Syafi’i, S.Pd., menyampaikan sambutan sekaligus memaparkan
presentasi terkait pengelolaan kinerja, supervisi akademik, pengembangan
kompetensi guru, serta pemanfaatan data dalam perencanaan pembelajaran,
sebagaimana tersaji dalam bahan tayang observasi. Dalam paparan tersebut,
beliau menjelaskan alur supervisi (pra supervisi, observasi pembelajaran, dan
pasca supervisi), pembagian tugas guru dan tenaga kependidikan, pengembangan
kompetensi melalui komunitas belajar internal maupun eksternal, serta
pelaksanaan pengelolaan kinerja kepala sekolah baik sebagai pegawai maupun
sebagai pejabat penilai kinerja.
Hadir dalam kegiatan ini dua pengawas Dinas Pendidikan
Kabupaten Tuban jenjang SMP, yakni Bapak Tri Haryanto, S.Pd., M.Pd. selaku
Koordinator Pengawas (Koorwas) dan Bapak Denny Tri Cahyo Utomo, S.Pd., M.Pd..
Keduanya memantau dengan saksama jalannya presentasi, kemudian melakukan
konfirmasi dengan berbagai dokumen pendukung yang telah disiapkan sekolah.
Beberapa pertanyaan klarifikasi disampaikan untuk memastikan keterpaduan antara
paparan, praktik di lapangan, dan kelengkapan administrasi.
Suasana sempat cair ketika Bapak Denny Tri Cahyo Utomo
melontarkan pertanyaan yang menarik kepada Kepala Sekolah. Beliau menanyakan
apakah selama ini kepala sekolah pernah meminta tanggapan atau saran dari
bapak/ibu guru terkait kegiatan sekolah dan layanan kepada peserta didik.
Dengan nada bercanda, beliau menambahkan, “Jangan-jangan Pak Nanang termasuk
otoriter,” yang disambut tawa para guru yang hadir.
Menanggapi hal tersebut, salah satu guru, Ibu Muntarmu,
menyampaikan bahwa selama ini Pak Nanang selalu membuka ruang dialog, meminta
masukan, dan merespons tanggapan guru terkait berbagai program dan kegiatan
yang dilaksanakan di UPT SMP Negeri 1 Widang. Hal ini menunjukkan adanya budaya
partisipatif dan komunikasi dua arah antara pimpinan sekolah dan guru-guru.
Sementara itu, Bapak Tri Haryanto dalam tanggapannya
menyoroti bahwa presentasi yang disajikan Kepala Sekolah sudah runtut,
sistematis, dan sangat berbasis data. Indikator perencanaan pembelajaran yang
dipilih bersandar pada Rapor Pendidikan, hasil supervisi akademik, serta hasil
pengelolaan kinerja guru. Tiga sumber data utama ini, menurut beliau, perlu
terus dipertajam dalam bentuk solusi dan rekomendasi nyata agar UPT SMP Negeri
1 Widang mampu memberikan layanan terbaik bagi murid-murid yang telah
dipercayakan orang tua dan masyarakat kepada sekolah.
Dari paparan yang disampaikan, tergambar bahwa UPT SMP
Negeri 1 Widang berada pada kategori “Baik” di sebagian besar aspek Rapor Pendidikan,
meskipun masih terdapat beberapa indikator seperti literasi, numerasi, dan
karakter yang perlu diperkuat melalui strategi pembelajaran yang lebih
variatif, pemanfaatan media dan buku paket, serta penguatan budaya positif di
sekolah. Pengawasan menekankan pentingnya menindaklanjuti temuan data dengan
langkah-langkah perbaikan yang terukur dan melibatkan seluruh warga sekolah.
Kegiatan Observasi Kinerja Kepala Sekolah ini diakhiri
dengan sesi foto bersama antara pengawas, kepala sekolah, dan perwakilan guru.
Usai acara, kedua pengawas meninggalkan Bumi WASTU untuk melanjutkan agenda
observasi ke sekolah lainnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pengelolaan kinerja
kepala sekolah di UPT SMP Negeri 1 Widang semakin akuntabel, partisipatif, dan
berdampak nyata pada peningkatan kualitas pembelajaran serta budaya positif di
lingkungan sekolah. (wastu)


Admin Wastu